

Antusiasme Piala Dunia 2026 membuat banyak kafe, komunitas, kampus, hingga lingkungan RT/RW mulai menyiapkan acara nonton bareng atau nobar. Namun, penyelenggara tidak cukup hanya memasang layar besar dan menyalakan pertandingan.
Lokasi nobar Piala Dunia 2026 yang digelar untuk publik perlu didaftarkan melalui program Bola Gembira milik TVRI. Pendaftaran ini menjadi bagian dari pengaturan hak siar, penggunaan tayangan, aspek sponsor, hingga keamanan acara.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 400.2.7/4657/SJ yang meminta pemerintah daerah mendukung penyelenggaraan nobar di wilayah masing-masing, termasuk menyiapkan ruang publik dan lokasi strategis. Pemda turut didorong mengarahkan penyelenggara untuk mendaftarkan titik nobar secara resmi melalui TVRI.
Pendaftaran dilakukan melalui portal resmi Bola Gembira TVRI. Sistem tersebut terbuka bagi tempat usaha, komunitas, fasilitas publik, kampus, hingga pengelola ruang bersama.
Berikut alurnya:
Penyelenggara sebaiknya tidak buru-buru mengisi formulir. Ada beberapa data yang perlu disiapkan agar proses pendaftaran tidak terhambat.
Di antaranya meliputi nama dan identitas penyelenggara, alamat serta denah lokasi, kapasitas penonton, jadwal pertandingan, nomor kontak penanggung jawab, informasi sponsor, rencana penjualan tiket bila ada, hingga sistem keamanan acara.
Untuk nobar dalam skala besar, penyelenggara juga perlu memperhatikan pengaturan massa, akses keluar-masuk penonton, prosedur darurat, dan aspek keselamatan. Ketentuan TVRI turut mencantumkan perlunya izin dari pemerintah daerah, kepolisian, pengelola venue, serta instansi terkait sesuai kebutuhan acara.
Tidak semua lokasi nobar dikenakan biaya lisensi. TVRI membedakan kegiatan berdasarkan unsur komersialnya.
Nobar non-komersial dapat digunakan oleh UMK, komunitas, kampus, kantor kelurahan, RT/RW, hingga ruang publik. Kategori ini tidak dipungut biaya lisensi selama acara tidak memungut tiket, tidak menggunakan sponsor, tidak melibatkan branding produk, dan tidak dijadikan sarana monetisasi.
Sementara itu, nobar komersial berlaku bagi venue usaha yang memiliki unsur keuntungan ekonomi, sponsor, tiket, promosi merek, atau kerja sama bisnis. Portal Bola Gembira mencantumkan bahwa tempat usaha non-UMK, lokasi dengan menu di atas Rp75.000 termasuk pajak, usaha waralaba, venue bersponsor, atau bisnis dengan cabang dapat masuk kategori komersial.
Biaya lisensi kategori komersial berada pada kisaran Rp10 juta hingga Rp150 juta. Nilainya menyesuaikan kapasitas lokasi dan kategori yang dipilih penyelenggara.
Ada beberapa larangan yang perlu diperhatikan agar nobar tidak berubah menjadi masalah hak siar.
Penyelenggara wajib menggunakan sumber tayangan resmi TVRI dan menayangkannya secara langsung. Tayangan tidak boleh direkam, ditunda, dipotong, disiarkan ulang ke media sosial, disebarluaskan ke platform digital, atau diberi tambahan logo dan elemen visual lain di layar.
Penggunaan identitas resmi FIFA, termasuk logo, emblem, trofi, maskot, maupun elemen branding turnamen, juga tidak boleh dilakukan tanpa izin. Sponsor hanya dapat dilibatkan pada kategori komersial dan tetap membutuhkan persetujuan sesuai ketentuan lisensi.
Sertifikat dari TVRI juga bukan pengganti izin keramaian. Acara dengan jumlah penonton besar tetap harus memenuhi ketentuan dari aparat keamanan, pemerintah daerah, dan pengelola lokasi.
TVRI mengingatkan calon penyelenggara agar hanya menggunakan kanal resmi Bola Gembira. Pihak penyelenggara menyatakan tidak pernah meminta kode OTP, kata sandi, PIN, maupun data kartu melalui nomor pribadi atau akun media sosial tidak resmi.
Karena itu, pelaku usaha dan komunitas sebaiknya menghindari tawaran jasa pendaftaran dari pihak yang mengaku sebagai perwakilan TVRI tanpa bukti resmi.
Dengan mendaftarkan lokasi sejak awal, penyelenggara dapat menggelar nobar Piala Dunia 2026 dengan lebih tertib, aman, dan memiliki kepastian terkait hak siar. Bagi komunitas serta UMK yang tidak menjalankan unsur komersial, kesempatan mengadakan nobar resmi tanpa biaya lisensi juga terbuka.
Tidak ada produk
Kembali ke Toko