Cara Cetak QRIS dari Berbagai Aplikasi dan Bank

Cetak QRIS tidak dimulai dari desain poster atau mesin printer. Prosesnya dimulai dengan mendaftarkan usaha sebagai merchant QRIS melalui bank, dompet digital, atau penyedia jasa pembayaran yang resmi. Setelah pengajuan disetujui, merchant akan memperoleh QRIS aktif yang dapat diunduh lalu dicetak sebagai stiker, tent card, poster kasir, hingga display akrilik.

Hal penting yang sering terlewat, QRIS bukan sekadar gambar QR biasa. Kode tersebut terhubung dengan identitas merchant dan rekening atau saldo penampungan hasil transaksi. Karena itu, membuat QR sendiri melalui QR generator gratis tidak akan menghasilkan QRIS resmi yang bisa menerima pembayaran dari mobile banking dan e-wallet.

QRIS dirancang agar satu kode dapat menerima pembayaran dari berbagai aplikasi yang mendukung QRIS. Pelanggan dapat membayar menggunakan mobile banking, GoPay, DANA, OVO, ShopeePay, LinkAja, serta aplikasi pembayaran lain yang sudah terhubung ke ekosistem QRIS.

Pilih QRIS Statis atau Dinamis Sebelum Dicetak

Bagi sebagian besar warung, toko kecil, jasa rumahan, booth bazar, hingga pedagang kaki lima, QRIS statis menjadi pilihan paling praktis. Kode ini tidak berubah dan dapat digunakan berulang kali. Pelanggan cukup memindai kode, memasukkan nominal pembayaran, lalu mengonfirmasi transaksi.

QRIS dinamis bekerja berbeda. Merchant memasukkan nominal transaksi terlebih dahulu melalui aplikasi merchant, EDC, POS, atau dashboard. Sistem kemudian membuat QR baru untuk satu transaksi tertentu. Jenis ini lebih cocok untuk toko dengan transaksi ramai karena nominal tidak perlu diinput ulang oleh pembeli.

Kebutuhan UsahaQRIS StatisQRIS Dinamis
Warung, booth, jasa rumahanCocokTidak selalu diperlukan
Kasir dengan banyak transaksiBisa digunakanLebih praktis
Pembayaran dengan nominal tetapKurang idealCocok
Dicetak permanen di meja kasirSangat cocokTidak cocok
Integrasi POS atau EDCTerbatasLebih fleksibel

Jangan mencetak QRIS dinamis sebagai tent card permanen. Kode tersebut hanya berlaku untuk transaksi tertentu dan dapat kedaluwarsa. Untuk display fisik di kasir, gunakan QRIS statis.

Dokumen yang Sebaiknya Disiapkan

Setiap penyedia memiliki ketentuan masing-masing, tetapi persiapan dasarnya hampir sama. Menyiapkan dokumen sejak awal akan mempercepat proses verifikasi.

  • KTP pemilik atau pengelola usaha
  • Nomor telepon dan email aktif
  • Rekening penampungan dana
  • Nama, alamat, serta kategori usaha
  • Foto tempat usaha atau produk
  • Dokumen legalitas usaha bila diperlukan
  • NPWP, NIB, atau izin usaha untuk kategori tertentu

Untuk merchant perorangan, beberapa bank masih membuka jalur QRIS statis dengan dokumen yang lebih sederhana. BCA, misalnya, mencantumkan foto lokasi usaha sebagai dokumen pendukung apabila pemohon QRIS statis belum memiliki NIB, TDP, atau izin usaha tertentu.

Cara Cetak QRIS Setelah Pengajuan Disetujui

Setelah QRIS aktif, gunakan file QRIS asli yang tersedia di aplikasi atau dashboard merchant. Jangan memotong, meregangkan, mengganti warna secara ekstrem, atau menempelkan logo tepat di atas pola QR.

Berikut langkah yang aman.

  1. Masuk ke aplikasi atau dashboard merchant dari penyedia QRIS.
  2. Cari menu QRIS Statis, QR Saya, Kode Pembayaran, atau Download QRIS.
  3. Unduh file asli dalam format yang tersedia, biasanya PNG, JPG, atau PDF.
  4. Pastikan nama usaha yang muncul di aplikasi merchant sudah benar.
  5. Buat desain display dengan ruang kosong yang cukup di sekeliling kode QR.
  6. Cetak menggunakan warna gelap di atas latar terang agar mudah dipindai.
  7. Letakkan QRIS di area kasir, meja pembayaran, etalase, atau dekat daftar harga.
  8. Uji dengan minimal dua aplikasi pembayaran yang berbeda sebelum display dipakai.

Tambahkan kalimat kecil di bawah QRIS seperti berikut.

Pastikan nama merchant yang muncul di aplikasi sesuai sebelum melakukan pembayaran.

Langkah ini bukan sekadar formalitas. ASPI mengingatkan pengguna untuk memeriksa kecocokan nama merchant setelah memindai QRIS, sementara merchant juga perlu memastikan notifikasi pembayaran benar-benar masuk sebelum menyerahkan barang atau jasa.

Cara Cetak QRIS dari Bank Himbara

Himbara mencakup Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN. Jalur pendaftaran tiap bank tidak selalu sama. Ada yang memakai aplikasi merchant, ada pula yang masih mengarahkan calon merchant ke cabang atau layanan resmi.

Bank Mandiri

Untuk QRIS statis, Bank Mandiri menyediakan jalur pengajuan bagi perorangan maupun badan usaha melalui kanal QRIS Mandiri. Informasi pengajuan dapat diperoleh melalui Mandiri Care, Mandiri Call 14000, atau kantor cabang terdekat.

Setelah akun merchant aktif, gunakan QRIS statis yang diterbitkan oleh Mandiri untuk kebutuhan cetak. Jangan menganggap fitur QR Bayar pada aplikasi Livin’ pribadi otomatis membuat akun QRIS merchant. QR Bayar digunakan nasabah untuk melakukan pembayaran, sedangkan QRIS merchant membutuhkan proses pendaftaran usaha tersendiri.

BRI

Untuk BRI, jalur yang lebih tepat adalah aplikasi BRIMerchant, bukan sekadar BRImo. BRImo dapat membantu pembukaan rekening apabila diperlukan, tetapi pendaftaran QRIS merchant dilakukan melalui BRIMerchant atau unit kerja BRI.

Calon merchant perlu memasukkan rekening BRI, memverifikasi nomor telepon melalui OTP, memindai KTP, melengkapi data usaha, mengunggah foto tempat usaha, lalu membuat akun BRIMerchant. Setelah pengajuan disetujui, merchant akan memperoleh QRIS yang dapat digunakan untuk transaksi dan kebutuhan cetak.

BRI juga menjelaskan bahwa QRIS statis dapat digunakan berulang kali, sedangkan QRIS dinamis dibuat untuk tiap transaksi. Jadi, untuk poster atau tent card meja kasir, pilih QRIS statis.

BNI

BNI menyediakan QRIS melalui layanan QRIS BNI dan aplikasi BNI Merchant. Namun, aplikasi BNI Merchant terutama digunakan oleh merchant yang sudah terdaftar untuk memantau transaksi dan mengelola layanan.

Pengajuan QRIS BNI dapat dilakukan melalui kantor cabang BNI atau menghubungi BNI Call. Setelah merchant aktif, QRIS statis dapat digunakan dalam bentuk stiker atau tent card, sedangkan QRIS dinamis dapat berjalan melalui EDC atau integrasi API untuk usaha yang membutuhkan sistem kasir.

BTN

BTN juga tercantum dalam daftar penyelenggara QRIS bank. Untuk jalur pendaftaran yang paling aktual, gunakan halaman resmi BTN atau daftar penyelenggara QRIS dari ASPI karena kanal aplikasi dan prosedurnya dapat berubah sesuai pengembangan layanan merchant.

Cara Cetak QRIS dari Bank Swasta

Tidak semua bank swasta memakai aplikasi mobile banking pribadi untuk pendaftaran merchant. Banyak yang menyediakan aplikasi merchant, portal bisnis, atau formulir pengajuan tersendiri.

BCA

BCA menyediakan QRIS Bisnis dan aplikasi Merchant BCA. Merchant dapat mengajukan layanan QRIS, mengelola transaksi, serta memakai QRIS statis untuk kebutuhan stiker atau tent card.

BCA membedakan QR dinamis yang dibuat satu kali transaksi melalui EDC dengan QR statis yang bersifat permanen dan dapat dipakai berulang kali. Untuk usaha kecil yang ingin memasang kode pembayaran di meja kasir, QR statis menjadi pilihan paling relevan.

CIMB Niaga

CIMB Niaga memiliki kanal merchant melalui OCTO Merchant. Jangan menyamakan OCTO Mobile untuk pengguna individu dengan kanal khusus merchant. Gunakan layanan merchant atau halaman pengajuan QRIS yang diarahkan dari situs resmi CIMB Niaga.

Bank Permata

Bank Permata menyediakan jalur portal merchant QRIS. Pendaftaran sebaiknya dilakukan melalui tautan resmi yang terhubung dari daftar penyelenggara QRIS ASPI, bukan melalui tautan promosi dari pihak tidak dikenal.

Bank Danamon

Danamon menyediakan aplikasi QR Danamon untuk merchant. Aplikasi ini memiliki fitur untuk melihat riwayat transaksi, membuat QR dinamis, serta melihat dan mengunduh QR statis. Artinya, merchant dapat mengambil file QRIS statis dari aplikasi lalu mencetaknya dalam bentuk display fisik.

Cara Cetak QRIS dari DANA, GoPay, OVO, LinkAja, dan ShopeePay

Dompet digital menjadi pilihan populer karena proses pendaftaran biasanya lebih ringkas dan aplikasi merchantnya cukup mudah digunakan dari ponsel.

DANA Bisnis

DANA menyediakan jalur pendaftaran merchant melalui dashboard resmi merchant. Setelah verifikasi selesai, cek menu QRIS statis atau kode pembayaran untuk mengunduh file QRIS sebelum dicetak. Jalur merchant DANA tercantum dalam daftar penyelenggara QRIS ASPI.

GoPay Merchant

GoPay menyediakan aplikasi GoPay Merchant untuk pendaftaran dan pengelolaan QRIS. Proses awalnya meminta nomor telepon dan email pemilik usaha, foto serta selfie dengan e-KTP, lalu informasi usaha.

Setelah QRIS aktif, kode dapat digunakan untuk menerima pembayaran dari berbagai aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS. GoPay Merchant juga menyediakan notifikasi transaksi dan pilihan pencairan dana usaha.

OVO Merchant

Informasi lama tentang aplikasi OVO Merchant perlu diperbarui. OVO menjelaskan bahwa fitur merchant QRIS statis telah terintegrasi ke aplikasi GrabMerchant. Pendaftaran dapat dilakukan melalui sales officer atau secara online melalui GrabMerchant dan kanal resmi lain yang diumumkan OVO.

Jadi, untuk pengelolaan QRIS statis OVO saat ini, cari menu merchant melalui GrabMerchant, bukan aplikasi OVO Merchant versi lama.

LinkAja

LinkAja tercantum sebagai penyelenggara QRIS nonbank. Jalur pendaftaran merchant dapat berubah sesuai layanan yang sedang ditawarkan, sehingga lebih aman mengaksesnya melalui situs atau kontak resmi LinkAja yang tercantum pada daftar penyelenggara QRIS ASPI.

ShopeePay

ShopeePay menyediakan proses pendaftaran merchant melalui aplikasi ShopeePay. Calon merchant perlu mengisi data usaha dan mengunggah foto toko atau produk. Setelah QRIS aktif, buka halaman Merchant Saya, pilih QRIS Statis, lalu unduh kode untuk dicetak atau dibagikan.

ShopeePay juga secara jelas menyebut bahwa QRIS statis dapat diunduh untuk dicetak. Fitur QRIS dinamis tersedia untuk merchant yang ingin memasukkan nominal transaksi sebelum pelanggan memindai kode.

Tentang QRIS.id dan InterActive QRIS

QRIS.id mengarahkan pengguna ke layanan InterActive QRIS. Platform tersebut menawarkan pendaftaran QRIS, dashboard monitoring, QRIS statis, QRIS dinamis, serta opsi cetak mandiri setelah dokumen pengajuan dinyatakan lengkap.

Namun, pelaku usaha perlu memahami perbedaannya. QRIS adalah standar nasional, sedangkan situs atau aplikasi pendaftaran dapat berperan sebagai platform layanan, mitra, atau agregator. Sebelum mengunggah KTP, membayar biaya layanan, atau menyerahkan data usaha, tanyakan secara tertulis hal berikut.

  • Siapa PJP atau acquirer penerbit QRIS tersebut
  • Rekening atau saldo tujuan settlement
  • Besaran MDR transaksi
  • Biaya pendaftaran, aktivasi, cetak, atau layanan tambahan
  • Estimasi proses verifikasi
  • Mekanisme penutupan akun dan pencairan dana

Langkah ini penting karena biaya layanan platform tidak selalu sama dengan MDR QRIS. Jangan hanya terpaku pada klaim “QRIS gratis” tanpa membaca ketentuan settlement dan potongan transaksi.

Berapa Biaya QRIS untuk Merchant?

MDR adalah potongan transaksi QRIS yang dibebankan kepada merchant, bukan biaya tambahan yang boleh dipindahkan kepada pelanggan.

Pada informasi yang dipublikasikan BCA dan Danamon, merchant usaha mikro dikenakan MDR 0 persen untuk transaksi sampai Rp500.000 dan 0,3 persen untuk transaksi di atas Rp500.000. Usaha kecil, menengah, dan besar dikenakan MDR 0,7 persen. Kategori khusus seperti pendidikan, SPBU, layanan publik, pajak, bantuan sosial, serta donasi memiliki ketentuan berbeda. Tarif dapat berubah mengikuti regulator dan kebijakan penyedia.

Biaya desain dan cetak QRIS merupakan hal terpisah. Merchant dapat mencetak sendiri menggunakan printer biasa, tetapi untuk penggunaan jangka panjang, bahan laminasi, akrilik, PVC, atau stiker vinyl biasanya lebih tahan terhadap cipratan air dan lipatan.

Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari Saat Cetak QRIS

Jangan sampai QRIS sudah aktif tetapi gagal dipindai karena kesalahan kecil pada file cetak.

Beberapa kesalahan yang sering terjadi antara lain:

  • Memakai screenshot buram dari aplikasi
  • Memotong sebagian pola QR
  • Mengubah proporsi QR menjadi terlalu lebar atau memanjang
  • Menggunakan warna latar yang terlalu ramai
  • Menaruh QR terlalu kecil di pojok poster
  • Menempelkan logo atau tulisan menutupi pola kode
  • Menggunakan QRIS dinamis sebagai display permanen
  • Menyerahkan barang hanya karena melihat screenshot pembayaran pelanggan

Pemeriksaan paling aman dilakukan lewat notifikasi aplikasi merchant, dashboard transaksi, atau mutasi settlement. Jangan hanya mengandalkan gambar bukti pembayaran dari pelanggan.

Penutup

Cara cetak QRIS yang benar bukan hanya soal mengunduh gambar lalu mencetaknya. Merchant perlu memilih penyedia yang sesuai, menyelesaikan verifikasi usaha, memastikan QRIS statis sudah aktif, mengunduh file asli, lalu menguji hasil cetak sebelum dipasang di area pembayaran.

Untuk usaha kecil, QRIS statis dari bank atau aplikasi merchant biasanya sudah cukup. Usaha dengan transaksi ramai bisa mempertimbangkan QRIS dinamis agar nominal pembayaran lebih akurat dan risiko salah input berkurang. Satu QRIS yang jelas, mudah dipindai, dan terhubung ke sistem monitoring yang rapi akan jauh lebih berguna daripada banyak kode pembayaran yang membuat meja kasir terlihat berantakan.

Kamu mungkin menyukai ini
Keranjang Belanja

Tidak ada produk

Kembali ke Toko
Chat WhatsApp
WhatsApp