

Di tengah pasar earphone nirkabel yang desainnya semakin seragam, Nothing Ear (3a) muncul dengan pilihan warna berani, pink dan kuning, yang langsung mencuri perhatian. Namun, daya tarik visual itu harus diimbangi dengan kualitas yang mumpuni. Ulasan ini akan mengulas Nothing Ear (3a) setelah penggunaan beberapa hari terakhir, mulai dari mendengarkan musik hingga menonton video dari berbagai perangkat.
| Driver | 12 mm dynamic driver |
| Bluetooth | Bluetooth 6.0, Google Fast Pair |
| ANC | Wideband ANC hingga 45 dB, mode Transparency |
| Codec | SBC, AAC, LDAC (Hi-Res Audio Wireless certified) |
| Baterai earbuds | 6 jam (ANC aktif) / 10 jam (ANC nonaktif) |
| Baterai + case | 25 jam (ANC aktif) / 42 jam (ANC nonaktif) |
| Fast charging | 5 menit cas untuk 1 jam pemakaian |
| Penyimpanan internal | 32 MB (16 MB per earbud), untuk Audio Snapshot dan Call Recording |
| Mikrofon | 3 mic per earbud dengan AI noise reduction |
| Ketahanan | IP54 |
| Warna | Black, White, Yellow, Pink |
| Harga resmi Indonesia | Rp1.699.000 |



Elemen transparan tetap menjadi ciri khas Nothing, dan di Ear (3a), case-nya terasa lebih mewah daripada harga jualnya. Bentuk case dirombak menjadi lebih membulat dibanding generasi Ear (a), dengan indikator lampu baru yang menunjukkan sisa baterai tanpa harus membuka aplikasi. Detail semacam ini biasanya baru ditemukan pada earbuds dengan harga di atas Rp2 juta.
Nothing menyertakan beberapa ukuran eartip di dalam paket pembelian. Pengguna tinggal menyesuaikan ukuran hingga mendapatkan yang paling pas dan kedap, sehingga earbud terasa nyaman dipakai dalam durasi lama.

Earbuds memiliki rating IP54, yang berarti cukup tahan keringat dan cipratan ringan saat berolahraga. Namun, rating ini belum membuatnya aman jika direndam dalam air, sehingga tidak disarankan untuk digunakan saat berenang.
Driver dynamic 12 mm pada Ear (3a) menghasilkan karakter suara yang jernih dengan bass yang padat dan bertekstur. Detail di frekuensi tengah dan tinggi juga terdengar rapi, dan soundstage-nya terasa lega untuk earbuds di rentang harga ini. Dari pengalaman menonton film hingga mendengarkan berbagai genre musik, kualitas suaranya nyaman dan konsisten. Vokal terdengar jernih dan tidak memaksa di telinga. Kualitas ini tergolong sangat baik untuk kelas harganya, meski belum bisa disamakan dengan TWS flagship di atas Rp3 juta.
Pengaturan suara bisa dilakukan melalui aplikasi Nothing X. Pengguna bahkan bisa memasukkan preset equalizer dari komunitas Nothing jika bingung mengaturnya sendiri.

Dukungan codec LDAC dan sertifikasi Hi-Res Audio membuat detail suaranya lebih unggul dibanding earbuds sekelas yang hanya mengandalkan SBC atau AAC. Tentu, ini dengan catatan file lagu yang dimainkan beresolusi tinggi dan smartphone yang mendukung.
Active Noise Cancellation (ANC) di Ear (3a) diklaim mampu meredam suara hingga 45 dB. Dalam pemakaian sehari-hari, peredamannya cukup efektif untuk suara AC, kipas, atau obrolan latar di kafe. Saat suara latar sangat keras, seperti di jalan raya ramai atau ruangan dengan musik kencang, masih ada sedikit kebocoran suara yang lolos. Peredamannya belum senyap seperti Nothing Ear (3) yang notabene earbuds flagship. Namun, untuk earbuds harga sejutaan, ANC yang ditawarkan sudah tergolong baik.
Fitur paling menonjol dari Ear (3a) adalah Audio Snapshot. TWS ini memiliki penyimpanan internal 32 MB (16 MB per earbud) yang berguna untuk menyimpan rekaman audio langsung dari earbuds, tanpa perlu membuka aplikasi apa pun di ponsel.

Cara merekamnya mudah. Cukup cubit kedua earbuds secara bersamaan, dan Ear (3a) akan menangkap klip audio dari apa pun yang sedang didengarkan, termasuk hingga 30 detik sebelum gestur rekam dilakukan. Fitur buffer mundur ini sangat berguna jika ada baris lirik atau kalimat menarik yang terlewat.
Selain Audio Snapshot, ada juga fitur Call Recording untuk merekam panggilan telepon dan meeting langsung dari earbuds, dengan durasi hingga dua jam. Semua rekaman akan otomatis tersinkronisasi ke aplikasi Nothing X begitu earbuds terhubung ke smartphone. Dari sana, rekaman bisa diputar ulang, dibagikan, atau ditranskripsikan menjadi teks. Fitur ini sangat berguna bagi pelajar yang sering ketinggalan detail di kelas, atau pekerja yang butuh perekaman cepat saat rapat mendadak.

Sebuah catatan penting: fitur transkripsi otomatis di Nothing X gratis selama 3 bulan pertama dengan batas durasi tertentu per bulan. Setelah masa promo habis, pengguna perlu berlangganan Nothing X Pro untuk terus menikmati fitur transkrip. Merekam klip dan panggilannya sendiri tetap gratis.
Nothing mengklaim daya tahan earbuds hingga 10 jam dengan ANC nonaktif atau 6 jam dengan ANC aktif. Total daya tahan bisa mencapai 42 jam atau 25 jam jika dihitung bersama case. Fast charging juga tersedia; cas 5 menit diklaim cukup untuk 1 jam pemakaian, lumayan untuk situasi darurat. Klaim ini belum diverifikasi lewat pengujian satu siklus penuh, namun dari penggunaan sehari-hari, angkanya tampak realistis.
Nothing Ear (3a) memiliki kelebihan pada desain case transparan yang unik di kelas harganya, fitting nyaman dengan beberapa pilihan eartip, koneksi cepat via Bluetooth 6.0, serta kualitas suara yang solid. Fitur Audio Snapshot dan Call Recording menjadi nilai tambah yang jarang ditemukan pada earbuds seharga ini. Aplikasi Nothing X juga berguna untuk personalisasi suara.
Di sisi lain, ANC-ingga belum sepenuhnya memblokir suara latar yang sangat keras. Rating IP54 juga membatasi penggunaan untuk aktivitas berair. Selain itu, masa gratis fitur transkripsi terbatas, setelahnya membutuhkan langganan.
Nothing Ear (3a) dijual resmi Rp1.699.000 di Indonesia sejak 27 Juli 2026 lewat Erajaya Digital. Tersedia dalam empat warna: Black, White, Yellow, dan Pink.
Beli Nothing Ear (3a) di:

Nothing Ear (3a) adalah TWS Rp1,6 jutaan dengan desain case transparan yang menarik dan kualitas suara solid untuk kelasnya. Fitur Audio Snapshot jadi pembeda nyata, terutama untuk yang sering butuh rekam audio dadakan sehari-hari. Di harga segini, earbuds ini layak dipertimbangkan, terutama bagi pelajar atau pekerja yang memanfaatkan fitur perekaman.
Beli kalau kamu mencari TWS dengan desain berbeda dan fitur Audio Snapshot untuk merekam kuliah, rapat, atau ide dadakan.
Siapkan opsi lain kalau prioritas utama kamu ANC yang benar-benar senyap di lingkungan sangat berisik, atau butuh ketahanan air lebih untuk olahraga air.
Pertimbangkan alternatif lain jika ANC maksimal menjadi prioritas utama tanpa fitur rekam tambahan.
Nothing Ear (3a) dijual resmi dengan harga Rp1.699.000 di Indonesia. Pembelian bisa dilakukan lewat Erajaya Digital, gerai erafone dan iBox terpilih, serta toko resmi di platform seperti Tokopedia dan Shopee.
Ear (3a) menggunakan driver 12 mm yang lebih besar, ANC yang diklaim lebih kuat hingga 45 dB, dan fitur baru berupa penyimpanan internal 32 MB yang mendukung Audio Snapshot serta Call Recording, fitur yang tidak ada di Ear (a).
Merekam klip audio dan panggilan via Audio Snapshot dan Call Recording gratis. Namun, layanan transkripsi otomatis di aplikasi Nothing X hanya gratis selama 3 bulan pertama, setelahnya memerlukan langganan Nothing X Pro.
Sumber: yangCanggih
Tidak ada produk
Kembali ke Toko