

Motorola Signature resmi meluncur di pasar Indonesia dengan banderol Rp11.999.000 untuk varian 12GB/256GB. Ponsel kelas menengah atas ini mengusung tiga kamera belakang 50MP dengan sensor Sony LYTIA, termasuk telefoto periskop 3x optical zoom asli yang jarang ditemui di rentang harga tersebut.
Konfigurasi kamera ini nyaris setara dengan yang ditawarkan OPPO Find X9 Pro, Samsung Galaxy S26 Ultra, atau iPhone 17 Pro yang harganya jauh lebih tinggi. Kami memakai motorola signature selama dua minggu untuk menguji hasil foto dan videonya di berbagai kondisi, mulai dari pemotretan jalan-jalan hingga liburan.
Berikut rincian lengkap konfigurasi kamera yang dibawa motorola signature:
Tiga sensor 50MP dengan telefoto periskop optical zoom asli biasanya hanya ditemukan di ponsel flagship seperti OPPO Find X9 Pro, Samsung Galaxy S26 Ultra, atau iPhone 17 Pro. Ketiganya dibanderol di atas Rp15 juta, sementara motorola signature membawa susunan serupa di harga 11 jutaan rupiah.

Dari sisi dapur pacu, Snapdragon 8 Gen 5 di dalamnya cukup bertenaga untuk memproses HDR dan noise reduction secara real-time tanpa lag. Baterai 5.200 mAh dengan fast charging 90W memastikan perangkat tidak kehabisan daya di tengah sesi memotret atau merekam video 8K seharian. Pertanyaannya, apakah hasil foto dan video motorola signature bisa menandingi kompetitor yang harganya dua kali lipat? Kami mengujinya langsung di lapangan.
Antarmuka aplikasi kamera motorola signature tergolong sederhana dan mudah dipahami, bahkan bagi pengguna yang baru pertama kali memakai ponsel Motorola. Navigasi antar mode tidak membingungkan dan fitur-fitur yang sering dipakai tidak perlu dicari di menu tersembunyi. Bobot 186 gram dengan ketebalan 6,99 mm membuat ponsel ini nyaman digenggam satu tangan saat memotret dalam waktu lama.
Hasil foto Long Exposure di motorola signature
Fitur pemotretannya juga lengkap. Selain mode foto dan video standar, tersedia slow motion, long exposure untuk efek jejak cahaya atau air mengalir halus, serta beberapa mode lain yang biasanya hanya ada di ponsel flagship.
Warna menjadi andalan utama kamera motorola signature. Pengguna bisa memilih antara mode Vivid untuk warna yang dalam dan kental, atau mode Natural untuk hasil yang lebih sedang dan tidak terlalu pekat. Pilihan gaya warna ini bisa disesuaikan dengan suasana yang ingin ditangkap.
Vivid Style di motorola signature membuat warna terlihat matang dan menyala. Cocok untuk pemandangan.
Dari pengalaman pemakaian, mode Vivid paling cocok untuk foto pemandangan tanpa manusia dan street photography dengan kontras tinggi. Untuk subjek manusia, mode Natural lebih direkomendasikan agar warna kulit terlihat lebih natural. Mode Natural bahkan mampu menghasilkan foto bernuansa kamera analog dengan mudah.
Natural Style motorola signature ideal untuk memotret manusia (portraiture)
Saat memotret pemandangan dengan mode Vivid, warna terlihat dalam dan matang tetapi tidak berlebihan sampai kehilangan detail gradasi. Area hijau seperti dedaunan dan rerumputan tetap tertangkap dengan baik tanpa terlihat plastik.
Warna hijau di Vivid Style terlihat menyerupai aslinya
Selain Vivid dan Natural, ada mode Signature Style yang perlu diluruskan fungsinya. Signature Mode bukan sekadar profil warna dengan saturasi dan kontras lebih dalam, melainkan fitur berbasis AI. Pengguna diminta mengedit beberapa foto sesuai selera, lalu ponsel akan mempelajari pola edit tersebut dan menerapkannya otomatis saat memotret berikutnya.
Dengan memasukkan racikan khas ke Signature Style, hasil foto akan konsisten vibe-nya. Misalnya, jika menyukai foto dengan saturasi rendah bernuansa nostalgia vintage, cukup edit beberapa foto dalam gaya tersebut dan Signature Style akan menangkap preferensi itu. Setiap kali mode ini digunakan, vibe foto yang dihasilkan akan sesuai dengan selera.

Pada mode telefoto, hasil foto tetap tajam dengan detail yang baik selama menggunakan 3x optical zoom murni. Kamera telefoto 3x motorola signature punya rentang fokal 71mm yang cocok untuk memotret objek manusia, detail candi, atau satwa di kebun binatang tanpa perlu mendekat dan mengganggu momen.
Kamera telefoto membuat pemotretan lebih mudah saat jalan-jalan
Begitu hybrid zoom diaktifkan untuk jarak di luar 3x, detail foto langsung berkurang. Di beberapa foto, terlihat juga efek penajaman yang kadang agak berlebihan. Ini wajar untuk kamera ponsel yang punya keterbatasan ukuran, dan hybrid zoom masih aman dipakai selama kondisi cahaya ideal.
Hasil foto kamera telefoto motorola signature mampu menyingkap detil obyek yang jaraknya jauh
Mode makro motorola signature memberikan hasil yang amat baik dengan detail objek kecil yang tertangkap jelas. Catatannya, jarak fokus minimalnya tidak sedekat kamera makro khusus. Perhatikan jarak antara lensa dan objek, karena jika terlalu dekat hasil foto akan kabur.
Memotret dari jarak dekat mudah dilakukan dengan motorola signature
Mode portrait motorola signature punya efek bokeh yang cukup natural dan tidak terlihat seperti tempelan, masalah yang sering muncul di mode portrait ponsel kelas menengah. Catatannya, focal length yang ditawarkan mode portrait membuat kamera melakukan perbesaran digital. Hasilnya masih tajam, tapi tidak setajam mode foto biasa yang memakai focal length asli kamera.
Pada jarak yang tepat, mode Portrait bisa menghasilkan foto dengan efek bokeh natural.
Untuk pemotretan malam hari, kamera motorola signature memberikan hasil yang bagus di kondisi minim cahaya. Satu hal yang perlu diperhatikan: noise reduction-nya bekerja cukup agresif. Foto memang bersih dari noise, tapi kalau dilihat lebih dekat, detail ikut berkurang karena pengurangan noise yang terlalu kuat.

Hasil foto motorola signature di kondisi minim cahaya di dalam ruangan.
motorola signature masih bisa diandalkan untuk foto malam hari, dengan noise yang cukup terjaga selama foto tidak diperbesar
Semua kamera belakang motorola signature bisa merekam video 4K 60fps dengan Dolby Vision. Kamera utama bisa naik sampai 8K 30fps untuk kebutuhan detail ekstra atau crop ketat di tahap editing.
Untuk momen yang butuh stabilisasi ekstra, ada fitur Horizon Lock yang menjaga cakrawala tetap lurus meski ponsel diputar atau dimiringkan saat merekam. Catatannya, fitur ini hanya berjalan lewat kamera ultrawide dengan resolusi terbatas 1080p, jadi bukan pengganti mode 4K harian. Performanya juga kurang efektif dipakai saat malam hari, paling optimal di kondisi terang seperti siang hari.
motorola signature juga bersertifikasi IP68/IP69 dan MIL-STD-810H. Ini memberi kepercayaan diri ekstra saat memotret di kondisi hujan rintik atau dekat percikan air tanpa khawatir ponsel rusak.
motorola signature dijual resmi di Indonesia seharga Rp11.999.000 sebagai harga peluncuran spesial, dengan harga normal Rp12.999.000 untuk varian 12GB/256GB. Kami hanya merekomendasikan produk yang dijual secara resmi di Indonesia melalui kanal berikut:
Harga dapat berubah sewaktu-waktu, cek harga terbaru langsung di tautan di atas.
Beli kalau: kamu mengutamakan reproduksi warna kuat, suka motret malam hari, dan ingin konfigurasi kamera mendekati kelas flagship tanpa harga flagship.
Pertimbangkan lagi kalau: kamu sering mengandalkan hybrid zoom di telefoto atau sering merekam video dengan Horizon Lock di kondisi minim cahaya.
Mendekati. Susunan tiga kamera 50MP dengan telefoto periskop optical zoom asli mirip dengan yang ditawarkan OPPO Find X9 Pro, Samsung Galaxy S26 Ultra, atau iPhone 17 Pro, meski harga motorola signature jauh di bawah ketiganya.
Signature Mode adalah fitur berbasis AI, kamu mengedit beberapa foto sesuai selera dan ponsel mempelajarinya untuk diterapkan otomatis saat memotret. Mode Vivid membawa warna yang dalam dan kental, sementara mode Natural memberi warna yang lebih sedang. Keduanya fitur yang berbeda fungsi.
Tajam selama menggunakan 3x optical zoom murni tanpa hybrid zoom. Begitu hybrid zoom diaktifkan untuk jarak di luar 3x, detail foto langsung berkurang dan sharpening kadang terlihat berlebihan.
Mode makro hasilnya amat baik meski jarak fokus tidak sedekat lensa makro dedicated. Mode portrait punya bokeh natural yang tidak terlihat seperti tempelan, tapi memakai perbesaran digital sehingga tidak setajam mode foto biasa di focal length asli.
Kurang efektif. Horizon Lock berguna untuk menjaga video tetap stabil saat merekam sambil bergerak, tapi performanya menurun di kondisi cahaya redup atau malam hari. Paling optimal dipakai di kondisi terang.
Baca berita teknologi terbaru di YANGCANGGIH.COM
Sumber: yangCanggih
Tidak ada produk
Kembali ke TokoThis premium .com domain is currently available for acquisition. Secure Tokodigi.com for your digital business, e-commerce brand, or startup.
Don't Show Again View Purchase Options