

Ukuran F4 di Canva yang paling aman untuk kebutuhan dokumen umumnya adalah 21 × 33 cm atau 210 × 330 mm. Masukkan ukuran tersebut melalui menu Ukuran Khusus atau Custom size sebelum mulai membuat desain.
Namun, ada satu detail yang sering membuat hasil cetak meleset. Di Indonesia, istilah F4 kadang dipakai untuk dua ukuran yang sedikit berbeda. Ada F4 21 × 33 cm, ada pula kertas folio yang lebarnya mendekati 21,5 hingga 21,6 cm dengan tinggi sekitar 33 cm.
Karena itu, jangan langsung memilih Legal hanya karena terlihat mirip. Kertas Legal lebih panjang dan tidak sama dengan F4.
Gunakan pengaturan berikut ketika membuat desain F4 posisi tegak.
| Satuan | Lebar | Tinggi |
|---|---|---|
| Sentimeter | 21 cm | 33 cm |
| Milimeter | 210 mm | 330 mm |
| Inci | 8,27 inci | 12,99 inci |
| Pixel 300 DPI | 2480 px | 3898 px |
Untuk posisi horizontal, cukup tukar nilai lebarnya menjadi 33 cm dan tingginya menjadi 21 cm.
Canva mendukung pembuatan desain dengan ukuran khusus dalam cm, mm, inci, maupun pixel. Karena itu, lebih aman memakai satuan cm atau mm ketika file memang dibuat untuk dicetak.
BACA JUGA: 15 Rekomendasi Font Arab di Canva untuk Undangan, Konten Islami, dan Branding
Kesalahan paling umum terjadi saat desain dibuat dalam format Legal. Sekilas keduanya memang tampak hampir sama karena sama-sama lebih panjang daripada A4.
Padahal, Legal memiliki ukuran sekitar 21,59 × 35,56 cm. Sementara F4 umum berada di sekitar 21 × 33 cm. Selisih tingginya mencapai lebih dari 2,5 cm.
Akibatnya, desain yang dibuat dalam ukuran Legal bisa terlihat terlalu panjang ketika dicetak pada F4. Bagian bawah bisa menyempit, margin berubah, bahkan elemen penting berisiko ikut terpotong apabila pengaturan printer memakai skala otomatis.
| Jenis Kertas | Lebar | Tinggi | Cocok untuk Desain F4 |
| A4 | 21 cm | 29,7 cm | Tidak |
| F4 umum | 21 cm | 33 cm | Ya |
| Folio 8,5 × 13 inci | 21,59 cm | 33,02 cm | Sesuaikan instruksi cetak |
| Legal | 21,59 cm | 35,56 cm | Tidak |
Ukuran F4 memang tidak selalu ditulis seragam oleh toko kertas maupun tempat percetakan. Ada yang menggunakan 210 × 330 mm, sementara sebagian pihak menyebut folio dengan ukuran sekitar 215 hingga 216 × 330 mm. Karena perbedaan lebarnya kecil tetapi nyata, desain untuk kebutuhan serius sebaiknya selalu mengikuti spesifikasi dari percetakan atau ukuran kertas fisik yang dipakai.
Membuat desain F4 dari laptop cukup sederhana.
Halaman desain akan terbuka dalam format tegak. Untuk membuat F4 horizontal, masukkan 33 cm sebagai lebar dan 21 cm sebagai tinggi.
Jangan mulai dari template A4 lalu memperbesar halaman di tahap akhir. Perubahan ukuran setelah isi desain selesai dapat membuat foto terpotong, teks berpindah, atau komposisi terasa terlalu renggang.
Pada aplikasi Canva di Android atau iPhone, langkahnya hampir sama.
Buka aplikasi Canva lalu tekan tombol tambah untuk membuat desain baru. Cari pilihan Ukuran Khusus, ubah satuan ke cm, kemudian isi 21 untuk lebar dan 33 untuk tinggi.
Setelah halaman baru terbuka, pastikan orientasi sudah benar. Banyak desain terlihat sederhana di layar ponsel, tetapi hasil akhirnya bisa salah arah ketika file dikirim ke percetakan.
Untuk dokumen formal, gunakan F4 tegak. Untuk menu, daftar harga, materi promosi, atau layout yang banyak memakai gambar lebar, format horizontal bisa lebih nyaman dibaca.
Canva memungkinkan penggunaan ukuran pixel. Meski begitu, pixel sebaiknya dipilih hanya ketika platform atau percetakan memang meminta resolusi dalam bentuk pixel.
| Kebutuhan | Ukuran F4 dalam Pixel |
| Tampilan digital 72 DPI | 595 × 935 px |
| Presentasi atau layar 96 DPI | 794 × 1247 px |
| Cetak standar 150 DPI | 1240 × 1949 px |
| Cetak tajam 300 DPI | 2480 × 3898 px |
Untuk desain yang akan dicetak, ukuran 300 DPI menjadi pilihan paling aman. Namun, hasil tajam tidak hanya ditentukan oleh ukuran kanvas. Foto yang diunggah juga harus memiliki resolusi cukup besar.
Foto kecil yang diperbesar sampai memenuhi halaman F4 tetap bisa terlihat pecah, sekalipun desain dibuat dalam ukuran 2480 × 3898 pixel.
Ukuran 21 × 33 cm cocok untuk kebutuhan F4 umum, terutama dokumen sekolah, laporan, formulir, surat, atau desain administrasi yang mengikuti ukuran 210 × 330 mm. Produk cetak yang biasanya memakai ukuran ini antara lain makalah, proposal, surat resmi, lembar kerja, hingga dokumen arsip kantor.
Sementara itu, ukuran sekitar 21,5 × 33 cm atau 21,59 × 33,02 cm lebih tepat digunakan ketika percetakan menyebut media cetak sebagai folio 8,5 × 13 inci. Ukuran ini sering dipakai untuk produk seperti brosur panjang, daftar harga, menu restoran, sertifikat, hingga flyer promosi yang membutuhkan ruang lebih lebar.
Perbedaannya memang tampak kecil. Lebarnya hanya bertambah beberapa milimeter. Namun, pada desain penuh sampai tepi halaman, tambahan lebar tersebut dapat memengaruhi posisi garis, background, tabel, dan elemen dekoratif.
Cara paling aman adalah menanyakan satu pertanyaan sebelum membuat desain.
Ukuran jadi kertasnya 21 × 33 cm atau folio 8,5 × 13 inci?
Jawaban itu akan menghindarkan revisi file di tahap akhir.
Ukuran kanvas sudah benar belum tentu hasil cetak langsung aman. Ada beberapa hal yang perlu diperiksa sebelum file dikirim.
Jangan letakkan judul, logo, nomor telepon, QR code, atau informasi penting terlalu dekat dengan pinggir halaman.
Mesin potong memiliki toleransi kecil. Elemen yang terlalu mepet dapat terlihat tidak seimbang atau bahkan ikut terpotong. Sisakan ruang aman di dalam area desain agar informasi utama tetap rapi setelah cetak.
Untuk desain dengan warna atau foto penuh sampai tepi, perlu ada area tambahan yang melampaui garis potong. Area ini dikenal sebagai bleed.
Canva menyediakan fitur margin, bleed, dan crop marks untuk membantu menyiapkan desain cetak. Ukuran bleed di Canva bersifat tetap, sehingga instruksi khusus dari percetakan tetap menjadi acuan utama.
Untuk desain yang akan dicetak, pilih format PDF Print saat mengunduh file.
Canva menjelaskan bahwa PDF Print ditujukan untuk kebutuhan cetak dengan resolusi 300 DPI serta mendukung bleed dan crop marks. Format ini lebih aman dibanding mengirim JPG biasa, terutama untuk desain yang berisi teks kecil, tabel, sertifikat, atau ilustrasi detail.
Saat mencetak sendiri, periksa pengaturan printer. Pilih ukuran kertas yang sama dengan desain, lalu gunakan ukuran aktual atau 100 persen.
Fitur seperti Fit to Page sering membuat printer mengecilkan file agar muat ke halaman. Hasilnya memang tidak terpotong, tetapi proporsi desain berubah dan ukuran teks bisa menjadi lebih kecil dari rencana awal.
Untuk tugas sekolah atau makalah, gunakan 21 × 33 cm dengan margin yang cukup lega. Ukuran ini memberi ruang lebih panjang daripada A4 tanpa membuat halaman terasa terlalu besar.
Untuk sertifikat, gunakan format F4 horizontal dengan ukuran 33 × 21 cm. Tambahkan ruang aman yang cukup di bagian tepi agar bingkai tidak terlihat terlalu rapat setelah dipotong.
Untuk flyer promosi, pastikan background melewati area tepi dan jangan menempatkan harga, alamat, atau QR code terlalu dekat dengan sisi bawah.
Untuk formulir administrasi, prioritaskan keterbacaan. Gunakan garis tabel yang tidak terlalu tipis dan jangan memadatkan terlalu banyak teks hanya karena F4 menawarkan tinggi halaman lebih panjang.
Kesalahan pertama adalah memakai A4 karena dianggap cukup dekat. Padahal tinggi F4 lebih panjang 3,3 cm dari A4. Pada dokumen yang penuh tabel atau teks, selisih ini dapat mengubah pembagian halaman.
Kesalahan kedua adalah memilih Legal. Ukuran ini memang mirip, tetapi lebih panjang daripada F4 dan berpotensi mengubah layout saat dicetak.
Kesalahan berikutnya adalah membuat file dalam pixel rendah lalu memperbesarnya. Hasil cetak bisa tampak buram, terutama pada foto produk, logo, dan tulisan kecil.
Terakhir, banyak file sebenarnya sudah benar tetapi dicetak dengan pengaturan otomatis. Karena itu, lakukan cetak percobaan satu lembar sebelum memproduksi dalam jumlah banyak.
Ukuran F4 di Canva yang paling umum digunakan adalah 21 × 33 cm atau 210 × 330 mm. Untuk desain cetak, masukkan ukuran dalam cm atau mm melalui menu Ukuran Khusus agar proporsi halaman tetap sesuai.
Jangan menyamakan F4 dengan Legal. Bila percetakan meminta folio 8,5 × 13 inci, gunakan ukuran 21,59 × 33,02 cm atau ikuti ukuran yang mereka tetapkan.
Langkah kecil seperti memastikan ukuran media, memberi area aman, memakai bleed, dan mengunduh PDF Print dapat mencegah desain yang sudah selesai berubah saat masuk ke mesin cetak.
Tidak ada produk
Kembali ke Toko