

vivo resmi menambah jajaran smartphone kelas menengahnya dengan meluncurkan vivo S50t Vitality Edition. Perangkat ini muncul dalam waktu yang menarik, mengingat pabrikan asal Tiongkok tersebut sudah mulai memperkenalkan seri penerusnya, yakni S60. Kehadiran S50t Vitality Edition bukan sekadar penyegaran kosmetik, melainkan menawarkan kombinasi spesifikasi yang cukup agresif untuk kelas harganya, dengan Snapdragon 8s Gen 3 sebagai jantung performanya.
Smartphone ini hadir dengan layar AMOLED 120Hz, kamera periskop 50MP, dan baterai berkapasitas besar 6.500mAh. Varian “Vitality” ini sekaligus memperpanjang seri S50 yang sebelumnya terdiri dari model standar, S50t, dan S50 Pro Mini. Dengan spesifikasi seperti ini, vivo nampaknya ingin menawarkan alternatif performa tinggi sebelum generasi penerusnya benar-benar mendominasi pasar.
Dari sisi tampilan, vivo S50t Vitality Edition mengusung layar AMOLED berukuran 6,59 inci. Panel tersebut menawarkan resolusi 2750 x 1260 piksel dan refresh rate 120Hz untuk tampilan yang lebih fluida. Untuk pengalaman gaming yang lebih responsif, vivo juga membekalinya dengan instantaneous touch sampling rate hingga 2.000Hz, sebuah angka yang menjanjikan ketangkasan sentuhan layar yang sangat baik.
Performa menjadi daya tarik utama perangkat ini. Di balik bodinya, terdapat chipset Qualcomm Snapdragon 8s Gen 3 yang dipadukan dengan RAM 12GB. Pilihan penyimpanan internal tersedia dalam kapasitas 256GB dan 512GB. Kombinasi ini menempatkan S50t Vitality Edition sebagai perangkat yang mampu menangani multitasking berat dan gaming mobile dengan lancar. Smartphone ini menjalankan antarmuka OriginOS 6 berbasis Android 16, serta dilengkapi sensor sidik jari ultrasonik dan fitur face unlock.
Sektor fotografi turut mendapat perhatian serius. Di bagian depan, terdapat kamera selfie 50MP dengan dukungan autofocus. Konfigurasi tiga kamera di bagian belakang menjadi nilai jual tersendiri:
Kamera periskop 50MP ini mendukung digital zoom hingga 100x, memberikan fleksibilitas tinggi untuk memotret objek dari jarak jauh. Dukungan OIS pada kamera utama dan telefoto juga diharapkan menghasilkan foto dan video yang lebih stabil, terutama dalam kondisi minim cahaya atau saat menggunakan focal length panjang.
Baterai berkapasitas besar menjadi fitur lain yang ditonjolkan. vivo membekali S50t Vitality Edition dengan baterai 6.500mAh, angka yang sangat besar untuk smartphone modern. Baterai jumbo ini didukung teknologi fast charging 90W melalui port USB Type-C. Meskipun tidak mendukung pengisian nirkabel, tersedia fitur reverse charging untuk mengisi perangkat lain. Kombinasi kapasitas baterai raksasa dan pengisian cepat ini menargetkan pengguna yang membutuhkan daya tahan panjang tanpa harus sering mencari stopkontak.
Menariknya, meski membawa baterai sebesar itu, vivo berhasil mempertahankan desain yang relatif ramping. Dimensi perangkat ini adalah 157,52 x 74,33 mm, dengan ketebalan bervariasi antara 7,49 mm hingga 7,59 mm tergantung pilihan warna. Bobotnya sendiri mencapai maksimal 197 gram, sebuah angka yang masih tergolong wajar untuk smartphone dengan baterai sebesar ini. Vivo menyediakan empat opsi warna: Space Black, Inspiration Purple, Confession White, dan Serene Blue.
Untuk harga, vivo S50t Vitality Edition dijual dalam dua varian memori di pasar asalnya. Varian 12GB + 256GB dibanderol 3.299 yuan, atau sekitar Rp8,7 jutaan. Varian tertingginya dengan RAM 12GB dan penyimpanan 512GB dijual seharga 3.599 yuan, atau sekitar Rp9,5 jutaan. Harga ini merupakan harga untuk pasar Tiongkok, dan belum ada konfirmasi mengenai harga maupun jadwal kehadiran resminya di Indonesia.
Perbandingan menarik muncul saat menyandingkannya dengan vivo S50t reguler. Keduanya memiliki banyak kesamaan spesifikasi. Perbedaan kunci terletak pada jenis memori yang digunakan. vivo S50t Vitality Edition menggunakan RAM tipe LPDDR5, sedangkan vivo S50 dan S50t standar menggunakan LPDDR5X yang sedikit lebih canggih. Di luar hal ini, konfigurasi intinya tetap sama dengan jajaran S50 lainnya.
Dengan Snapdragon 8s Gen 3, kamera periskop 50MP, baterai 6.500mAh, dan fast charging 90W, vivo S50t Vitality Edition menawarkan paket spesifikasi yang sangat kompetitif. Kehadirannya cukup unik karena diluncurkan ketika vivo sudah mulai bergeser ke generasi S60. Kini, pertanyaannya adalah apakah vivo akan membawa smartphone ini ke pasar Indonesia atau menjadikannya eksklusif untuk wilayah tertentu saja.
Keunggulan utamanya terletak pada kombinasi chipset kelas performa Snapdragon 8s Gen 3, kamera periskop 50MP dengan zoom 100x, serta baterai berkapasitas sangat besar 6.500mAh dengan fast charging 90W.
Di pasar Tiongkok, harganya mulai dari 3.299 yuan (sekitar Rp8,7 juta) untuk varian 12GB+256GB dan 3.599 yuan (sekitar Rp9,5 juta) untuk varian 12GB+512GB. Belum ada informasi resmi untuk harga di Indonesia.
Tidak berbeda jauh. Perbedaan utamanya terletak pada jenis RAM yang digunakan, di mana varian Vitality Edition menggunakan LPDDR5, sementara S50t standar menggunakan LPDDR5X. Spesifikasi inti lainnya seperti chipset, kamera, dan baterai sangat mirip.
Sumber: TabloidPulsa
Tidak ada produk
Kembali ke Toko